Berita

Dandim 1424 Sinjai Melakukan Mitigasi Bencana Melalui Aplikasi Kegiatan Tiga Konsep Besar

Dandim-1424-Sinjai

Sinjai.BPBDKab. Dalam upaya peningkatan kapasitas aparat Tim Reaksi Cepat (TRC), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai menghadirkan Komandan Kodim (Dandim) 1424 Sinjai, Letkol Inf. Oo Sahrojat untuk memberikan pembekalan penerapan sistem komando dalam penanganan darurat bencana.

Dalam pemaparannya, TNI penyandang dua melati emas di bahu ini, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas kerjasama dan koordinasi BPBD yang telah mengundangnya untuk saling sharing dalam hal penaggulangan bencana yang memang merupakan tugas dan tanggung jawab bersama pula. Ungkapnya.

Pada acara yang berlangsung Kamis (14/02/2019) di Sekretariat BPBD Kabupaten Sinjai ini yang diikuti 90 orang personil BPBD dan relawan TRC, orang nomor satu di jajaran Kodim 1424 Sinjai ini juga merefresh pengalamannya saat ditugaskan membantu penanganan bencana tsunami di Aceh dan tanah longsor di Bengkulu.

Bagi perwira menengah TNI-AD ini, penanganan bencana di daerah merupakan bagian tak terpisahkan dari tugas dan tanggung jawab TNI, khususnya Komando Distrik Militer (Kodim) yang juga berkewajiban membantu kepala daerah dalam mensukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.

Oleh karena diminta ataupun tidak diminta, pihaknya akan selalu siap untuk secara bersama-sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam rangkaian aktivitas pembangunan, termasuk saat terjadi darurat bencana yang secara otomatis menempatkan Bupati sebagai ketua dan Komandan Kodim serta Kapolres sebagai wakil sebagaimana halnya pada level pemerintahan di tingkat atas.

Selama ini, Kodim 1424 Sinjai sudah aktif melaksanakan tiga konsep besar yang meliputi pembinaan Komunikasi sosial (komsos), pembinaan ketahanan wilayah, dan pembinaan bakti TNI.

Melalui aplikasi konsep ini, maka Kodim TNI sesungguhnya sudah menjalankan upaya mitigasi bencana, khususnya pada tahap pra bencana melalui kegiatan komunikasi sosial dengan warga masyarakat.

Jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) di kecamatan, dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) pada tingkat desa, melaksanakan peran komunikasi sosial penanggulangan bencana, antisipasi bencana, pemetaan rawan bencana, penciptaan kondisi ketahanan wilayah dari potensi ancaman bencana hingga saat dibutuhkannya rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana. Jelasnya.

Comment here