BeritaFotoGaleriInfo Bencana

Banjir di Maccini Tenggelamkan Jalan Poros Panaikang-Patalassang Sinjai Timur

Bpbdsinjaikab.go.id.  Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sinjai sejak Selasa sore hingga Rabu malam (21-22/05/2019), tidak hanya mengakibatkan banjir dalam ibukota Kabupaten Sinjai,  tetapi juga berdampak pada meluapnya air pada anak sungai Batu-batu yang menyebabkan banjir di Maccini Desa Panaikang Kecamatan Sinjai Timur.

Banjir di Dusun Maccini yang terjadi pada Rabu siang hingga malam hari, mencapai ketinggian sebatas pinggang orang dewasa dan menenggelamkan jalan poros antar Desa Panaikang dan Desa Patalassang Kecamatan Sinjai Timur sehingga sangat sulit dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Wahdaniah, salah satu pengendara mengaku tidak berani melewati jalan dengan menggunakan kendaraan motornya, sebab jangankan pengendara motor, beberapa pengendara mobil saja banyak yang lebih memilih putar haluan ketimbang harus menerobos luapan banjir yang sudah menenggelamkan seluruh badan jalan.

“Kondisi banjir pada dusun ini, terjadi pada setiap tahunnya sekalipun dengan intensitas atau curah hujan yang relatif rendah, jalan pasti akan terendam, sehingga menjadi harapan warga sekitar agar kondisi ini bisa mendapat perhatian serius dari pihak-pihak terkait, apalagi daerah Maccini dalam peristiwa banjir bandang tahun 2006 silam, tergolong sebagai wilayah yang banyak menelan korban jiwa dan kerugian material lainnya,” ungkap Wahdaniah.

Sementara itu, Staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, Dahriadi yang melaksanakan posko siaga satu pada kantor BPBD Sinjai yang kemudian ditugaskan menindaklanjuti laporan warga untuk memantau keadaan banjir, membenarkan jika kondisi banjir di Dusun Maccini telah menenggelamkan keseluruhan badan jalan sehingga sangat mengganggu arus lalu lintas dan aktifitas warga sekitar.

Pada lokasi kejadian, Dahriadi kembali mengimbau warga sekitar atau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati serta dapat lebih waspada, sebab sampai sekarang status siaga darurat banjir, tanah longsor dan angin kencang yang telah ditetapkan dengan keputusan Bupati Sinjai sejak Maret 2019 berlaku sampai dengan  Juni 2019 sesuai prediksi BMKG wilayah IV Makassar.

“Kami dari BPBD Kabupaten Sinjai bersama dengan anggota TRC BPBD, pasti akan hadir di setiap kejadian bencana sebagai bentuk kehadiran pemerintah daerah, untuk melaksanakan hal-hal yang dianggap perlu sesuai batas kewenangan yang kami miliki, minimal melakukan kaji cepat terhadap segala bentuk kejadian dan implikasinya”. Pungkas Dahriadi.

Comment here