BeritaFotoGaleriInfo Bencana

Jalan Poros Sinjai Utara-Bulupoddo Longsor Menyumbat Saluran Air

Bpbdsinjaikab.go.id.  Jalan poros Kecamatan Sinjai Utara ke Kecamatan Bulupoddo, tepatnya di Bongo Lingkungan Cenning Kelurahan Lamatti Rilau Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai mengalami longsor sekitar 10 meter dengan ketinggian kurang lebih 7 meter yang materialnya menutup aliran saluran air yang menuju ke Sungai Tangka.

Selain menutup saluran air, longsor yang terjadi pada Rabu (22/05/2019)  malam, juga diduga menjadi penyebab retaknya pinggiran jalan sepanjang areal longsor yang oleh warga setempat dikhawatikan juga akan longsor apabila terjadi hujan lebat, sehingga berharap agar segera ditangani.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, Buduaman yang ditemui pada saat lokasi kejadiaan saat melakukan peninjauan, Jumat (24/05/2019), mengungkapkan akan menindaklanjuti kejadian ini secara koordinatif dengan instansi terkait dalam rangka penanganan selanjutnya.

Tanpa bermaksud berspekulasi ungkapnya, Budiaman menduga bahwa longsor ini disebabkan karena rusaknya pondasi saluran yang tergerus air pada saat terjadi hujan lebat, sehingga memang perlu penanganan secara teknis dari instansi terkait.

Usai melakukan peninjauan pada lokasi kejadian, Budiaman lantas memerintahkan Kepala Seksi Rekonstruksi pada Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi BPBD Sinjai, Sudayani untuk segera melakukan verifikasi kejadian dan menyampaikannya kepada Dinas PUPR untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

Dalam kesempatan itu, Budiaman juga tidak menampik jika dalam beberapa hari terakhir, pihaknya agak kesulitan untuk mengakses informasi kebencanaan secara cepat menyusul kebijakan pembatasan penggunaan mrdia sosial oleh Pemerintah Pusat, sebab selama ini penggunaan  media sosial inilah yang banyak membantu kami dan masyarakat untuk saling member informasi kebencanaan.

Karena itu, sambil berharap berfungsinya media secara normal kembali, pihaknya harus melakukan koordinasi langsung, begitupula dengan informasi yang hendak disampaikan kepada pihak BPBD dan sebaliknya, semua harus berproses secara manual, sehingga dengan downnya penggunaan media ini, telah turut mempengaruhi kinerja penaggulangan bencana. Jelas Budiaman.

Sebelum berkoordinasi dengan Dinas PUPR, pada hari yang sama Jumat (24/05/2019) Sudayani pun turun langsung pada lokasi kejadian melakukan pendataan dan verifikasi.

Hasil pendataannya telah disampaikan kepada Dinas PUPR Kabupaten Sinjai yang menurut Sudayani, juga akan segera turun langsung pada lokasi kejadian sebagai langkah awal untuk melakukan tindak lanjut.

Comment here