Tak Berkategori

Puting Beliung dan Genangan Air di RSUD Mendapat Perhatian Bupati dan Komandan Kodim 1424 Sinjai dan Camat Sinjai Utara

Laporan Wartawab Re-Aksi News. Awaluddin Adil
Camat Sinjai Utara Menunjukkan Alur Pembuangan Air dari Dalam RSUD
Bpbdsinjaikab.go.id.  Usai melaksanakan sholat subuh di salah satu Masjid pada Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa langsung melakukan peninjauan di sejumlah titik lokasi genangan air dalam kota pada Selasa (04/06/2019) yang lebih difokuskan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sinjai.
Sekda menjelaskan alur pembuangan di luar bangunan RSUD
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, Budiaman yang bersama jajaran dan personil TRC BPBD telah menunggu kedatangan Bupati Sinjai di RSUD bersama Dandim 1424 Sinjai, Camat Sinjai Utara beserta Kasubag Publikasi dan Hubungan Media Humas Setda Kabupaten Sinjai, membenarkan kunjungan Bupati di RSUD. Menurut Budiaman, kunjungan Bupati di RSUD Kabupaten Sinjai ini tidak terlepas dari adanya informasi evakuasi pasien dari ruangan yang ramai diberitakan tergenang air, sehingga untuk memastikan jalannya pelayanan pada RSUD yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pasien secara maksimal, maka Bupati memilih mendahulukan kunjungannya ke RSUD.
Bupati menyaksikan langsung kondisi kerusakan rumah warga
Setelah melakukan peninjauan dan mendengar penjelasan langsung dari Direktur RSUD Sinjai, Andi Amaluddin yang mengungkapkan, bahwa genangan air hanya terjadi pada bagian depan kamar VIP di ruang perawatan interna, sehingga demi kenyamanan pasien yang berada pada kamar berdekatan dievakuasi ke kamar yang lebih aman. Kepada Bupati Sinjai, direktur Andi Amaluddin meyakinkan jika pelayanan pada RSUD Kabupaten Sinjai tetap berjalan lancar dan aman, tanpa terpengaruh dengan kondisi genangan air.
Para pemilik rumah bersama Bupati menatap kerusakan rumah akibat puting beliung
Terkait masalah genangan air, lebih disebabkan oleh saluran air yang tidak dapat berfungsi secara maksimal disamping kondisi bangunan yang berada pada lokasi lebih rendah disbanding jalur pembuangan air yang ada. Jelas Andi Amaluddin. Dengan penjelasan direktur RSUD tersebut, dan berdasarkan hasil pantauannya di sepanjang aliran pembuangan air,  Bupati Sinjai lantas meminta direktur RSUD bersama Camat Sinjai Utara untuk segera berkoordinasi dengan pihak PUPR dan sesegera mungkin melakukan upaya untuk melancarkan aliran air dari lokasi bangunan yang tergenang. Kemudian khusus kepada Direktur RSUD Kabupaten Sinjai, Bupati meminta untuk tetap melaksanakan pelayanan terhadap seluruh pasien yang ada pada RSUD secara maksimal. Setelah di RSUD Sinjai, Bupati juga berkesempatan memantau lokasi kejadian angin puting beliung yang menerpa wilayah Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Kabupaten Sinjai pada Selasa (04/06/2019) dinihari yang mengakibatkan 12 unit rumah mengalami rusak ringan hingga rusak berat. Dalam kunjungannya ke lokasi puting beliung, Bupati, Andi Seto Gadhista Asapa bersama Komandan Kodim 1424 didampingi Sekda Sinjai, Akbar , Plt Kepala BPBD, Budiaman beserta Kabid Kedaruratan dan Logistik, Achmad Karim, Kasi Pencegahan. Andi Octave Amier, Kepala Dinas Sosial, H. Mukhlis Isma,  dan Camat Sinjai Utara, Andi Jefriyanto Asapa. Bupati Sinjai yang juga turut diikuti Kepala Bagian Humas, Sabir Syur serta Kepala Sub Bagian Publikasi dan Hubungan Media, Usman, tampak tak kuasa menyembunyikan rasa prihatinnya terhadap musibah yang menimpa warganya menjelang hari raya idul fitri. Dalam kesempatannya berdialog dengan para pemilik rumah korban puting beliung, selain menanyakan kebutuhan mendesak para korban, Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa juga meminta kesediaan para korban untuk diungsikan sementara waktu sambil melakukan perbaikan rumahnya yang rusak. Namun karena para korban menganggap belum perlu untuk mengungsi pada tempat yang akan disediakan oleh pemerintah daerah dengan alasan masih ada bagian dari bangunan rumah yang terkena dampak, tidak mengalami kerusakan dengan kondisi yang cukup lapang  dan aman untuk tetap tinggal di dalamnya. Sementara yang memang berniat mengosongkan rumahnya untuk melakukan perbaikan, lebih memilih untuk tinggal sementara pada rumah saudaranya yang lebih dekat sambil melakukan upaya perbaikan. Harapan dan bahkan menjadi kebutuhan mereka, adalah bantuan biaya untuk lebih meringankan beban perbaikan terhadap kerusakan rumah yang dideritanya, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama mereka bisa kembali tenang untuk tetap tinggal dalam rumahnya bersama keluarga. Mendengar harapan warga tersebut, Bupati Sinjai meminta Sekda, Kadis Sosial dan Camat Sinjai Utara untuk segera mendata kebutuhan para korban dan sesegera mungkin dapat menyalurkannya kepada masing-masing korban. Sedangkan untuk pengamanan rumah yang akan dikosongkan oleh pemiliknya, Bupati Sinjai meminta Camat Sinjai Utara untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna melakukan langkah-langkah pengamanan terhadap rumah terdampak, baik yang akan ditinggal penghuninya maupun yang tetap akan ditempati. Hal yang sama juga diperintahkan oleh Dandim 1424 Sinjai kepada Dan Ramil serta Babinsa untuk berkoordinasi dengan pihak Polri guna melakukan pengamanan dan patroli bersama pada lokasi kejadian. Dalam setiap kesempatan dialognya dengan para korban, Bupati Sinjai juga tetap meminta warga untuk selalu waspada dengan kondisi cuaca ekstrem apalagi saat ini yang sudah memasuki puncak musim hujan, mereka diminta untuk lebih mengedepankan pertimbangan keselamatan diri dari setiap ancaman bencana yang kapan saja  bisa terjadi.

Comment here