Tak Berkategori

BPBD Sinjai Terjunkan Personil TRC Cari Dua Orang Korban Tenggelam di Sungai Wae Pellae

Bpbdsinjaikab.go.id.  Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai terjunkan personil Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pencarian 2 (dua) orang korban tenggelam di Sungao Wae Pellae Desa Kampala Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai pada Kamis (06/06/2019).

TRC BPBD Melakukan Pencarian di Sekitar Tenggelamnya Korban

Korban atas nama Tasbih (30 tahun) alamat Dusun Kampala Desa Kampala dan Rangga (17 tahun) alamat Dusun Timbasoang Desa Kampala, diperkirakan tenggelam pada pukul 14.00 wita.

Berdasarkan kesaksian warga setempat, bahwa pada awalnya Rangga yang bermaksud untuk berenang, justru terbawa derasnya arus sungai, sehingga dalam keadaan tidak berdaya, sempat berteriak meminta tolong yang kemudian mendorong Tasbih untuk melakukan upaya penyelematan.

Anggota TRC BPBD Melakukan Penyisiran

Namun, seperti halnya dengan Rangga, Tasbih pun tak kuasa menahan derasnya air sungai sehingga keduanya terbawa arus dan tenggelam dalam sungai yang airnya tampak keruh.

Informasi tenggelamnya kedua korban pun oleh warga dilaporkan kepada Plt. Kepala BPBD, Budiaman Sinjai melalui jaringan seluler sekira pukul 16.00 wita, dengan maksud meminta bantuan untuk menurunkan tim SAR guna melakukan pencarian.

Atas laporan tersebut, Budiaman yang sedang dalam perjalanan kembali dari Makassar setelah mengikuti acara Open House di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, lantas mengkoordinasikannya dengan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sinjai, agar segera memfasilitasi dan membantu warga melakukan pencarian korban.

Respon cepat pun dilakukan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sinjai, Achmad Karim yang segera mengumpulkan anggota TRC BPBD Sinjai yang kemudian diterjunkan ke lokasi kejadian dan langsung melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet sekira pukul 17.00 wita.

Setelah TRC melakukan penyisiran pada area tenggelamnya korban sampai menjelang pukul 18.00 wita yang turut disaksikan ratusan warga masyarakat setempat, tim ini belum berhasil menemukan jasad korban, sehingga sebelum azan magrib dikumandangkan, anggota tim menghentikan proses pencarian.

Kondisi arus sungai yang cukup deras dan keruh, disamping keterbatasan peralatan yang dimiliki BPBD untuk memaksimalkan upaya pencarian, juga menjadi pertimbangan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik untuk mengundang Basarnas Kabupaten Bone membantu melakukan pencarian yang rencananya akan dilanjutkan pada malam harinya.

Sebelum Tim Basarnas sebanyak 10 orang yang terdiri dari anggota Brimob 6 Orang dan 4 orang anggota Basarnas tiba di lokasi, pihak Polres Sinjai dengan 1 unit perahu karet juga telah bergabung dengan anggota BPBD yang diterima langsung oleh Plt Kepala BPBD di lokasi kejadian.

Selain Basarnas Bone dan Polres Sinjai, sebelumnya juga telah bergabung tim ACT dan PMI bersama TRC BPBD serta dari pihak Dinas Kesehatan.

Meskipun ratusan warga setempat yang terdiri dari keluarga dan kerabat korban masih tetap berkumpul di sekitar sungai, namun karena waktu sudah mendekati pukul 24.00 wita, maka setelah dilakukan koordinasi dan musyawarah bersama dengan Koordinator Basarnas, Andi Sultan serta aparat pemerintah desa setempat dan pihak yang mewakili keluarga, yang dipimpin langsung Plt Kepala BPBD didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, menyepakati untuk melanjutkan pencarian besok pagi, Jumat (07/06/2019).



Comment here