Tak Berkategori

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Selama Empat Jam di Sungai Wae Pellae Sinjai, Dua Korban Tenggelam Belum Berhasil Ditemukan

Bpbdsinjaikab.co.id.  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai dibantu Basarnas Bone, SAR Brimob Bone, ACT, PMI, Anggota TNI Kodim 1424, Amggota Polairud Sinjai, kembali melanjutkan pencarian terhadap 2 korban tenggelam pada Sungai Wae Pellae  Desa Kampala Kecamatan Sinjai Timur kemarin, Kamis (06/06/2019).
Penjelasan Teknis Oleh Koordinator Basarnas Andi Sultan dan Doa Bersama yang Dipimpin Ust. Nurdin
Didampingi Kepala Seksi Pencegahan, Andi Oktave Amier, Plt. Kepala BPBD Budiaman yang ditemui pada lokasi kejadian mengungkapkan, bahwa pencarian hari ini, Jumat (07/06/2019) dumlai sejak pukul 06.00 wita yang diawali dengan briefing bersama tim gabungan yang dipimpin langsung Budiaman, serta penjelasan teknis operasional pencarian oleh Koordinator Basarnas, Andi Sultan serta doa bersama yang dipimpin ustadz. Nurdin. Dalam briefing itu, disepakati bahwa pencarian akan dilakukan pada lokasi kejadian, yang akan dilanjutkan dengan perluasan pencarian dengan melakukan penyisiran sampai pada jembatan perbatasam Desa Kampala dan Desa Bongki Lengkese Kecamatan Sinjai Timur.
Koordinator Basarna Bersama Polairud, TRC BPBD dan Tim SAR Brimob Melakukan Pencarian
Dalam pencarian ini, tim menggunakan 3 perahu karet yang dua diantaranya menggunakan mesin, yaitu perahu karet dari Basarnas Kabupaten Bone, dan Perahu Karet dari Polairud, sementara perahu karet dari BPBD digunakan untuk mengawal penyelaman yang dilakukan oleh tim gabungan bersama warga setempat.
Anggota TNI KODIM 1424 dan Polres Sinjai Turut Membantu Pencarian Korban
Namun penyeleman yang dilakukan yidak bisa berjalan maksimal, karena peralatan yang dimiliki BPBD berupa tabung gas sudah kurang layak untuk digunakan, sementara peralatan milik Basarnas masih dalam perjalanan yang baru saja digunakan di Kabupaten Sidrap. Ungkap Budiaman. Untuk mengatasi keterbatasan ini, Budiaman mengaku telah meminjam peralatan dari Dinas parawisata Kabupaten Sinjai, namun karena beberapa pertimbangan teknis dari tim, alat ini tidak bisa mereka gunakan, sehingga tepat pada pukul 08.00 wita, satu unit tim gabungan ditugaskan melakukan penyisiran sampai pada perbatasan Daesa Kampala dan Desa Bongki Lengkese, Jelasnya.
Upaya Pencarian Juga Dilakukan Dengan Penyeleman
Akan tetapi dari rangkaian upaya yang telah dimaksimalkan dalam proses pencarian ini yang turut disaksikan Kepala Staf Kodim 1424 Sinja dan Wakapolres Sinjai, tim gabungan yang sudah bekerja empat jam secara on time dan belum berhasil menemukan korban, untuk sementara kita hentikan.
Warga Setempat Memadati Lokasi Pencarian
Penghentian sementara ini dilakukan, selain dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada tim beristirahat serta melaksanakan sholat Jumat, cuaca pun pada lokasi pencarian yang mulai diguyur hujan sudah kurang memungkinkan untuk tetap melakukan pencarian, dan Insya Allah setelah sholat Jumat, kegiatan pencarian akan dilanjutkan kembali, Tegas Budiaman.

Comment here