BeritaFotoGaleri

Kurangi Potensi Rawan Tumbang, Pemkab Sinjai Adakan Perantingan, Sejumlah Pohon Berhasil Dirampingkan

Laporan Wartawan Re-Aksinews.com, Awaluddin Adil

Bpbdsinjaikab.go.id. Perhatian pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Andi Seto Gadhista Asapa dan Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong, rupanya tak pernah surut dalam menghadapi banyaknya kejadian bencana sejak daerah ini dilanda cuaca ekstrem dari bulan Januari 2019 hingga sekarang.

Salah satu dampak cuaca ekstrem yang mendominasi catatan kejadian bencana pada Pusat Pengelola Data Informasi dan Humas Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sinjai dalam menjelang enam bulan terakhir, adalah peristiwa pohon tumbang yang sudah mencapai angka 25 kejadian, itupun sesuai data yang terlaporkan.

Pengelola Data Informasi dan Humas yang juga Kepala Seksi Pencegahan pada BPBD Sinjai, Andi Octave Amier, mengungkapkan bahwa sejak daerah ini diterpa cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang, tidak sedikit pohon, mulai dari dalam kota sampai pada beberapa wilayah kecamatan yang berujung tumbang.

Ada yang hanya jatuh ke tengah jalan sehingga menutup akses jalan, namun tidak sedikit yang juga menimpa rumah warga hingga mengalami kerusakan, disamping yang berakibat turut memicu terjadinya longsoran khususnya untuk pohon tumbang yang berada tepi areal perbukitan

Menurutnya, Perhatian dan keprihatinan pimpinan pemerintah daerah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, para anggota Forkopimda yang menyatu dengan kekhawatiran dan keresahan warga terdampak dan berpotensi terdampak, sudah ditunjukkan sejak dini dengan arahan perantingan sampai pada tingkat peremejaan.

Namun untuk melakukan hal itu, memang sangat tidak memungkinkan jika hanya dibebankan kepada instansi yang berwenang dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), sebab disamping keterbatasan peralatan, hampir semua kondisi pohon kita dalam kota bersentuhan dengan jaringan kabel listrik maupun telkom.

Karena itu, pelibatan semua pihak untuk melakukan gerakan perantingan ini menjadi sebuah keniscayaan, yang akhirnya berhasil diwujudkan dengan didahului lahirnya Keputusan (SK) Bupati Sinjai Nomor No. 433 tanggal 04 April 2019 Tentang Pembentukan Tim Terpadu Pembersihan dan Normalisasi Saluran Drainase serta Perantingan Pohon Dalam Kota pada Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Angin Kencang di Kabupaten Sinjai.

Dengan SK ini, semua pihak yang terlibat dibawah koordinasi DLHK bersatu padu dalam gerakan perantingan yang mulai berlangsung sejak Sabtu (15/06/2019) pagi hingga malam hari, yang berhasil merampingkan sejumlah pohon pada berbagai lokasi dalam wilayah kota Kabupaten Sinjai, termasuk beberapa pohon mati yang harus ditebang.

Kasi Pencegahan Andi Oktave Amier Mengawal Kegiatan Perantingan Dari Pagi Hingga Malam

Comment here