Berita

Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sinjai Fasilitasi Penguatan Masyarakat Tanggap Bencana Desa Bonto Tengnga

Bpbdsinjaikab.go.id. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, dalam beberapa hari terakhir intens melakukan pembinaan dan serangkaian upaya fasilitasi penguatan masyarakat tanggap bencana pada Desa Bonto Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Setiawaty Jufri didampingi Kepala Seksi Pencegahan, Andi Oktave Amier dan Kepala Seksi Kesiapsiagaan, Syamsul Ahmad dibantu satu orang staf, Anjas anggota Tim Reaksi Cepat, hari ini, Selasa (09/07/2019)  kembali melakukan pemantauan dan pembinaan di Kantor Kepala Desa Bonto Tengnga Kecamatan Sinja Borong.
Bersma aKepala Desa Bonto Tengnga
Sebelumnya, pada desa yang sering mengalami longsor dan angin kencang ini, personil Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD telah melakukan upaya fasilitasi penyusuan standar operasional prosedure (SOP) laporan pelayanan kejadian bencana. SOP penyelematan dan evakuasi serta pemetaan jalur-jalur evakuasi, termasuk penentuan lokasi pengungsi. Kepala Seksi Pencegahan, Andi Octave Amier yang dihubungi via ponselnya mengungkapkan, bahwa hasil yang diharapkan dari fasilitasi ketangguhan masyarakat di Desa Bonto Tengnga ini adalah mewujudkan masyarakat yang tangguh dan sigap menghadapi bencana.
Kasi Pencegahan dan StafTelag memfasilitasi Pemetaan Kajian Risiko Bencana
Bahkan ke depannya, melalui upaya fasilitasi diharapkan desa mampu menyusun kajian risiko bencana, membuat peta pengurangan risiko bencana desa, menyusun rencana penanggulangan bencana, menyusun aksi komunitas dan penguatan forum desa untuk pengurangan risiko bencana, menyusun rencana kontijensi dan rencana evakuasi, serta pengelolaan asset dan sumber daya.
Mampir sejenak pantau longsor
Hal senada diungkapkan Kepala Seksi Kesiapsiagaan, Syamsul Ahmad, bahwa fasilitasi ini diarahkan kepada harapan mewujudkan masyarakat yang selalu siap siaga menghadapi segala kemungkinan bencana yang bisa terjadi kapan dan dimana saja. Untuk mencapai harapan itu, Syamsul Ahmad akan terus berupaya melakukan penguatan, baik dari sisi kelembagaan maupun penguatan regulasi dalam mewujudkan desa tangguh bencana. Terangnya.

Comment here