Berita

Bidang RR BPBD Kabupaten Sinjai Melakukan Survey Tanah Longsor

Bpbdsinjaikab.go.id.  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, hari ini, Selasa (09/07/2019) kembali melakukan survey lapangan pasca bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang di wilayah Kabupaten Sinjai.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) pada BPBD Kabupaten Sinjai, Syarifuddin yang memimpin langsung kegiatan survey lapangan ini melibatkan para kepala seksi di bidangnya,  masing-masing Kepala Seksi Rehabilitasi, Virdaus dan Kepala Seksi Rekonstruksi, H. Mahmud.

Kasi Rehabilitasi. Virdaus dan Kasi Rekonstruksi Melakukan Pengukuran Panjang Longsor

Untuk lebih memaksimalkan hasil surveynya, Kepala Bidang RR ini juga melibatkan 2 personil Tim Reaksi Cepat (TRC), Razak dan Herda, serta 1 orang dari Pusat Pengendalian Operasi Penaggulangan Bencana (Pusdalops) PB, Risma, dan 1 orang tenaga sukarela BPBD Sinjai, Hartini.

Lokasi yang disurvey hari ini, adalah longsor di Dusun Nangkae Desa Bijinangka Kecamatan Sinjai Borong yang terjadi pada 5 Juni 2019 lalu yang berdasarkan hasil pengukuran petugas longsor pada tepi jalan sepanjang 18 meter dengan kedalaman 15 meter.

Kepala Bidang RR menjelaskan, bahwa longsor pada bahu jalan ini antara lain disebabkan oleh faktor cuaca ekstrim berupa hujan lebat yang melanda Kabupaten Sinjai dari Januari hingga Juni 2019 yang masih berlanjut sampai sekarang meskipun dengan intensitas yang suda muai menurun.

Kondisi longsor yang cukup parah

Akibat dari longsor ini, jalan menjadi semakin sempit dan kondisi tanah pun semakin labil, sehingga butuh penanganan dengan segera guna menghindari kemungkinan terjadinya longsor susulan yang bisa memperparah kondisi saat ini.

Menurut Syarifuddin, selain sudah menjadi tugas pokok dan fungsi Bidang RR, survey ini juga dilakukan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Bupati Sinjai Nomor 690/31.1124/SET yang juga ditujukan kepada BPBD untuk mendata dan menginventarisir kerusakan insfrastruktur dan fasilitas umum akibat bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Kasi Rehabilitasi, Virdaus dibantu Anggota TRC melakukan pengukuran ketinggian longsor

Tujuan pendataan ini diharapkan dapat menjadi refrensi untuk menyusun dan mempersipkan rekomendasi rencana rekonstruksi dan rehabilitasi infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak akibat bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang di Kabupaten Sinjai.

Hal lain yang diharapkan dari survey ini  akan diperoleh data lokasi yang rawan pergerakan tanah yang dapat dijadikan rujukan nantinya untuk mengusulkan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa peralatan Early Warning System (EWS) berupa alat peringatan dini tanah longsor. Terangnya.

Comment here